FungsiSeni Desain. Sebagai alat untuk mengomunikasikan karya cipta baru desainer pada masyarakat umum. Sebagai wadah untuk menampilkan objek pada masyarakat baik berupa gambaran maupun nyata. Sebagai bentuk pemberian ilmu pengetahuan dan wawasan kepada manusia agar mengerti bentuk penggambaran bidang, ruang dan lain sebagainya. PengertianDesain Grafis. Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi yang dilakukan secara visual. Desain grafis akan memanfaatkan suatu gambar sebagai media dalam penyampaian pesan. Informasi yang disampaikan di dalamnya akan dilakukan seefektif mungkin. Desain grafis berasal dari dua kata, yaitu kata desain dan kata grafis. Pengerjaandesain produk kerajinan ini tentunya membutuhkan keahlian tangan dari pengrajinnnya. Sebuah kerajinan merupakan sebuah Pengertian desain produk dan contohnya yang dibangun dengan dasar ketrampilan dan kehalusan rasa. Itulah kenapa setiap benda hasil kerajinan selalu menonjolkan unsur seni melalui bentuk rupa dan keindahannya (estetika). PengertianManfaat Praktis. Manfaat praktis adalah keberfungsian secara langsung dari hasil penelitian yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk memecahkan berbagai jenis rumusan masalah praktis atau bisa juga dikatakan bahwa manfaat praktis merupakan bagian manfaat penelitian bagi suatu program yang telah dijalankan. Terdapat permasalahan Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd. Hallo Agan...Mendesain sebuah produk kerajinan sangat bergantung pada tujuan, metode, dan kegunaan praktis yang terjalin harmonis dan selaras. Semakin tajam keharmonisan dan keselarasan antar konsep tersebut maka semakin tepat hasil yang diharapkan. Seperti kata pepatah dari para tokoh desainer kaum formalis tahun 1800-an “ Design is to design a design to produce a design”. Baca juga Pengertian desain lengkapDesain adalah sebuah mekanisme yang mendorong, mengolah, mensintesa lahirnya sebuah dimensi kepraktisan. Penggunaan bahan limbah untuk didesain menjadi sebuah produk kerajinan tidak semudah perkiraan orang. Kita perlu mengetahui dan memahami prinsip dasar yang membangun kesadaran bahwa mendesain bahan limbah adalah merupakan proses menata ulang kebermanfaatan dari sebuah produk yang telah hilang nilai gunanya. Seharusnya sebuah desain bersifat berkelanjutan sustainable design, tidak hanya cukup secara ekonomi saja, tetapi harus mengintegrasikan isu-isu lingkungan, sosial, dan budaya ke dalam produk. Hal ini disebabkan agar desain lebih dapat bertanggung jawab dalam menjawab tantangan global. Begitu juga seorang desainer produk harus memahami pentingnya pemahaman ini. Baca juga Proses penciptaan desain dan 5 prinsipnyaPenjelasan hal di atas dikemukaan oleh Victor Papanek dalam bukunya yang berjudul Design for the Real World’ bahwa ada 6 tata kelola desain berkelanjutan sustainable design yang tidak berdiri sendiri namun mempunyai elemen-elemen lain yang merajutnya, yaitu 1. Metode method Konsep method diulas dalam 2 pandangan yaitu, episteme dan techne. Episteme adalah pengetahuan yang melibatkan daya serap, imajinasi, dan abstraksi. Sedangkan techne adalah keteknikan atau keterampilan bertukang. Desain sangat dipengaruhi oleh penguasaan alat, pemahaman terhadap material, dan bagaimana keduanya berinteraksi menjalin kepekaan melalui daya serap, imajinasi dan abstraksi agar dapat terjalin dari proses pembuatan hingga melahirkan produk yang artistik. Hal ini dapat dihasilkan melalui kegiatan yang rutin dan intensif. 2. Asosiasi association Kemampuan menghubungkan antara gagasan dengan kemampuan panca-indra dengan menggunakan gambar, bagan, tulisan, dan sebagainya. 3. Estetika aesthetics Dalam mendesain perlu memahami estetika/ilmu keindahan yang diwujudkan dalam unsur desain; garis, warna, bentuk, volume, dan tekstur, serta prinsip desain; kesatuan, keseimbangan, point of interest, irama, proporsi dan komposisi. Desain harus dapat memadukan kesemuanya dalam penciptaan karya. 4. Kebutuhan need Karya desain merupakan jawaban dari sebuah kebutuhan. Merumuskan kebutuhan bukanlah sesuatu yang mudah. Desainer harus memiliki kepekaan yang tajam untuk memilah apa yang menjadi kebutuhan konsumen dan kemungkinannya untuk menjadi tren di masanya. 5. Telesis telesis Pemahaman fungsi yang mengubah desain dari sesuatu yang sifatnya personal menjadi lebih komunal. Telesis adalah fungsi desain yang berusaha mewadahi dimensi sosial dan budaya pada tempat desain tersebut dibutuhkan dan digunakan. 6. Kegunaan use Merupakan fungsi praktis dari sebuah desain. Dalam mewujudkan fungsi guna’ yang baik tentunya seorang desainer harus mempertimbangkan siapa yang akan menggunakannya user dan obyek dari kegunaan desain tersebut. Maka perlu pemahaman tentang ergonomi yaitu ilmu tentang hubungan antara manusia, mesin yang digunakan dan lingkungan kerjanya. Arah desain yang jelas akan menghasilkan pendekatan dan metode rancangan yang tajam, efisien dan efektif. Setelah mengetahui keenam tata kelola desain dari Victor Papanek, akan hadir sebuah ruang yang menjadi batas antara abstrak dan realisasi yaitu sebuah jeda’. Jeda yang berada di antara metode dan lahirnya sebuah desain yang dimaksud adalah kreatifitas. Kreatifitas tidak akan terwujud tanpa adanya wawasan dan pengetahuan serta penyatuan tentang techne teknik dan episteme pengetahuan. Zein Sakti Orang yang mencari peruntungan di dunia blogging Desain adalah salah satu istilah yang mungkin sudah sering Sedulur dengar. Pembahasan yang berkaitan dengan desain biasa muncul pada saat kita mengobservasi objek tertentu, baik itu yang ada kaitannya dengan seni, atau juga objek-objek lain di sekitar kita. Lalu kalau begitu, apa yang dimaksud dengan desain? Berikut ini merupakan ulasan lengkap dari pengertian, fungsi, tujuan, serta metode desain. Simak terus sampai akhir pembahasan ya, Sedulur! BACA JUGA Analisis SWOT Pengertian, Manfaat, Contoh & Penggunaannya Depositphotos Mengutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia KBBI, kata desain memiliki arti kerangka bentuk, rancangan, motif, pola, atau corak. Lebih lanjut lagi, kamus tersebut juga mendefinisikan desain dalam sudut pandang komputer sebagai tahapan dalam siklus hidup perangkat lunak yang menekankan pada solusi logis, yaitu bagaimana sistem dapat memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Dalam pembahasan kali ini, yang dimaksud dengan desain atau design adalah sebuah kegiatan berdasarkan kreativitas berupa perencanaan dan perancangan suatu objek, umumnya bersifat fungsional dan tidak ada sebelumnya. Aktivitas perencanaan dan perancangan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu, pun dibuat agar objeknya memiliki nilai lebih dan dapat bermanfaat bagi penggunanya. Apabila ditinjau dari katanya, desain merupakan kata serapan dari design dalam bahasa Inggris. Sebelum penyerapan kata tersebut lazim, yang biasa digunakan adalah kata rancang atau merancang. Namun seiring berjalannya waktu, orang-orang lebih sering menggunakan kata desain karena fleksibilitasnya untuk mewadahi berbagai kegiatan, keilmuan, serta aspek-aspek lain terkait. Design, dalam bahasa Inggris, sejatinya berasal dari bahasa Latin, yaitu designare. Kata tersebut memiliki arti membuat, membentuk, menandai, dan juga menunjuk. Mengutip dari kamus Merriam-Webster, design sebagai kata kerja bermakna untuk membuat, melaksanakan, atau membangun suatu objek sesuai dengan rencana. Sedangkan design sebagai kata benda adalah sketsa awal atau garis besar yang menunjukkan fitur utama dari sesuatu yang akan dieksekusi. BACA JUGA Social Media Marketing Pengertian, Manfaat dan Contohnya Pengertian desain menurut para ahli Depositphotos Untuk memperluas wawasan Sedulur mengenai definisi dari desain adalah, di bawah ini terdapat lima pengertian desain menurut para ahli. Secara umum desain merupakan sebuah kegiatan berdasarkan kreativitas berupa perencanaan dan perancangan suatu objek, umumnya bersifat fungsional dan tidak ada sebelumnya dengan tujuan untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu agar objeknya memiliki nilai lebih dan dapat bermanfaat bagi penggunanya. Namun, pengertian dari desain tidak terbatas di situ saja, terdapat beberapa definisi lain sesuai dengan sudut pandang yang para ahli berikut ini miliki. 1. J. B. Reswick B. Reswick, dalam bukunya yang berjudul Pengertian Desain dan Desain Interior, menjelaskan bahwa desain adalah kegiatan kreatif dimana ia melibatkan penciptaan sesuatu yang baru, berguna, serta tidak ada sebelumnya. Lebih lanjut lagi, J. B. Reswick menjabarkan bahwa desain termasuk ke dalam kegiatan kreatif-progresif untuk membuat produk yang baru dan berbeda. 2. Choirul Amin Choirul Amin merupakan seorang penulis yang berfokus pada bidang desain rumah. Ia menjelaskan bahwa desain adalah sebuah kerangka bentuk, rancangan, motif, pola, serta corak yang kesemuanya tersebut diimplementasikan pada jenis-jenis desain tertentu. 3. Soekarno dan Lanawati Basuki Soekarno dan Lanawati Basuki, dalam bukunya yang berjudul Panduan Membuat Desain Ilustrasi Busana, menjelaskan bahwa desain adalah sebuah pola rancangan yang menjadi dasar pembuatan suatu benda. Salah satu contoh desain adalah rancangan busana. 4. Agus Sachari dan Yan Yan Sunarya Agus Sachari dan Yan Yan Sunarya, dalam bukunya yang berjudul Sejarah dan Perkembangan Desain dan Dunia Kesenirupaan di Indonesia, menjelaskan bahwa desain adalah suatu bentuk manifestasi dari sebuah kebudayaan yang berwujud. Desain juga meliputi berbagai produk yang memiliki nilai, dimana nilai-nilai tersebut akan berlaku pada kurun waktu tertentu saja. 5. Dudy Wiyancoko Dudy Wiyancoko merupakan mantan pengajar di Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung. Ia menjelaskan bahwa desain adalah semua yang memiliki kaitan dengan pembuatan konsep, analisis, data, perencanaan proyek, penggambaran atau pengilustrasian, perhitungan biaya, pembuatan prototipe, serta uji tes dari suatu objek. BACA JUGA Software Engineer Pengertian, Tugas dan Tanggung Jawab Fungsi desain adalah Depositphotos Setelah memahami beberapa definisi dari desain adalah yang disampaikan oleh J. B. Reswick, Choirul Amin, Soekarno dan Lanawati Basuki, Agus Sachari dan Yan Yan Sunarya, serta Dudy Wiyancoko, dalam pembahasan kali ini Sedulur akan diajak untuk menyelami tentang fungsi dari sebuah desain. Beberapa fungsi dari sebuah desain yang dapat kita amati bersama adalah sebagai berikut. Membantu proses penciptaan suatu objek baru. Sebagai media untuk menunjukkan tampilan objek tertentu kepada masyarakat luas dengan menggunakan gambaran ilustrasi atau dapat juga berdasarkan keadaan sesungguhnya. Sarana bagi para perancang desain untuk menuangkan ide atau karyanya dalam objek desain. Meningkatkan ilmu pengetahuan manusia agar lebih memahami gambar bidang, ruang, konfigurasi, komposisi, susunan, dan aspek-aspek lainnya. BACA JUGA Minimum Viable Product Pengertian, Tujuan dan Manfaatnya Unsur-unsur desain adalah Depositphotos Desain merupakan suatu bentuk manifestasi dari sebuah kebudayaan yang berwujud. Desain juga meliputi berbagai produk yang memiliki nilai, dimana nilai-nilai tersebut akan berlaku pada kurun waktu tertentu saja. Sebagai sebuah manifestasi dari kebudayaan yang berwujud, ia memiliki beberapa unsur pembangun penting. Berikut ini merupakan macam-macam unsur tersebut. Keseimbangan – Kualitas dimana satu objek mendapatkan perhatian yang sama dengan objek lain. Kesatuan – Kesatuan antara desain yang serasi, tujuannya adalah agar ia dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Kontras – Menjadi elemen dengan fokus utama. Komposisi – Penataan setiap aspek dalam desain agar lebih nyaman dipandang mata. Irama – Aspek tertentu yang dapat menyentuh dan bermain dengan emosi penikmatnya. Skala – Hubungan antara elemen satu dengan elemen lain dalam suatu desain. Fokus – Area yang menjadi pusat perhatian pertama kali pada saat memandang. BACA JUGA Pengertian Simbiosis Parasitisme Beserta Contohnya Tujuan desain adalah Depositphotos Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, yang dimaksud dengan desain yaitu sebuah kerangka bentuk, rancangan, motif, pola, serta corak yang kesemuanya tersebut diimplementasikan pada suatu objek tertentu. Tujuan desain sebagai suatu kerangka implementasi dapat kita klasifikasikan ke beberapa macam. Semuanya itu tergantung pada desain objek apa yang ingin diciptakan dan juga hasil spesifik yang ingin dicapai. Namun secara garis besar, tujuan dari desain adalah untuk mempermudah kita dalam proses perancangan suatu objek. Objek tersebut nantinya akan mempermudah kegiatan dan aktivitas manusia sehari-hari. Berikut ini merupakan beberapa poin dari tujuan desain. Tercapainya fungsi objek yang efektif dan efisien. Sebagai sebuah identitas tertentu, seperti merek, ciri khas perancang, dan lain sebagainya. Menjaga keawetan dan fungsi objek yang akan dibuat. Membuat tampilan objek menjadi lebih enak dipandang mata. Menambah nilai objek yang akan dirancang dan dibuat. Memberikan kenyamanan bagi para penggunanya. Memberikan nilai dan makna tersirat yang ingin disampaikan oleh pembuat. Menyampaikan gagasan yang ingin disampaikan. Metode desain adalah Depositphotos Desain merupakan sebuah kerangka bentuk, rancangan, motif, pola, serta corak yang kesemuanya tersebut diimplementasikan pada suatu objek tertentu. Dalam proses pembuatannya, tentunya para perancang desain akan melakukan beberapa metode untuk mempelajari serta mengerjakan rancangan tersebut. Terdapat lima metode yang umumnya digunakan dalam proses pembuatan desain, yaitu exploring, redefining, managing, prototyping, trendspotting. Di bawah ini merupakan penjelasan singkat dari kelima metode tersebut. Exploring – Mencari inspirasi dan ide dengan berpikir kritis untuk menciptakan sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya. Redefining – Mengolah kembali desain-desain yang pernah ada dan melakukan perubahan seperlunya agar ia menjadi lebih baik. Managing – Menciptakan desain secara berkelanjutan dan terus-menerus. Prototyping – Memodifikasi kembali desain-desain yang pernah ada dan melakukan pengolahan kembali agar ia menjadi lebih baik. Trendspotting – Menciptakan desain berdasarkan tren yang sedang naik daun di kalangan masyarakat. Nah Sedulur, itu dia ulasan mengenai pengertian desain adalah, beserta fungsi, tujuan serta metode-metodenya. Semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan umum Sedulur, ya! Mau belanja bulanan nggak pakai ribet? Aplikasi Super solusinya! Mulai dari sembako hingga kebutuhan rumah tangga tersedia lengkap. Selain harganya murah, Sedulur juga bisa merasakan kemudahan belanja lewat handphone. Nggak perlu keluar rumah, belanjaan pun langsung diantar. Bagi Sedulur yang punya toko kelontong atau warung, bisa juga lho belanja grosir atau kulakan lewat Aplikasi Super. Harga dijamin lebih murah dan bikin untung makin melimpah. Desain- Apa itu desain? Desain merupakan proses untuk membuat atau menciptakan obyek baru, Nah, Untuk lebih jelas lagi kami akan mengulas materi makalah mengenai pengertian desain, Fungsi, Tujuan, Manfaat, Prinsip, Metode Dan jenis-Jenis Cabang Seni Desain, Simaklah ulasannya di bawah ini. Pengertian DesainFungsi Seni DesainTujuan Seni DesainManfaat Seni DesainPrinsip DesainMetode DesainJenis-Jenis Cabang Seni DesainDesain GrafisDesain InteriorDesain ArsitekturDesain ProdukShare thisRelated posts Desain merupakan proses untuk membuat atau menciptakan obyek baru. Desain dapat juga diartikan sebagai karya seni terapan, seni industri, seni guna, arsitektur dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Seni desain merupakan aktifitas yang menggunakan unsur-unsur objektif dalam mengekspresikan gagasan visualnya. Unsur objektif karya desain diantaranya Rekayasa teknologi Estetik gaya visual Pasar kebutuhan masyarakat Prinsip sains fisika Bahan sumber daya alam Produksi industri Budaya gaya hidup, aturan, sikap, mentalitas Lingkungan sosial Unsur-unsur objektif suatu karya seni desain bisa berubah tergantung pendekatan dan jenis desainnya. Fungsi Seni Desain Adapun fungsi seni desain yaitu Untuk membuat atau menciptakan obyek baru Sebagai alat untuk mengomunikasikan karya cipta baru desainer pada masyarakat umum Sebagai wadah untuk menampilkan objek pada masyarakat baik berupa gambaran maupun nyata. Sebagai bentuk pemberian ilmu pengetahuan dan wawasan kepada manusia agar mengerti bentuk penggambaran bidang, ruang dan lain sebagainya. Tujuan Seni Desain Adapun tujuan desain yang ingin didapat oleh desainer atau pembuat desain yaitu Menyesuaikan antara hasil dan manusia sebagai penggunaannya dengan menyadari kelebihan dan keterbatasan kemampuan yang dimiliki. Mendapatkan keamanan, kenyamanan dan keindahan dengan memadukan unsur seni da teknologi Meningkatkan efisiensi, produktifitas dan kualitas hidup manusia. Manfaat Seni Desain Adapun manfaat dari seni desain yaitu Mempercepat Proses Pekerjaan Dapat Menyampaikan Pesan Dalam Bentuk Grafis Menjadi Tempat Pengungkapan Perasaan Memberikan Hasil Gambar Yang Lebih Menarik Dan Indah Dapat Menghasillkan Uang Prinsip Desain Ada beberapa prinsip desain, diantaranya yaitu Keseimbangan Kesatuan Perbandingan Urutan Irama Skala Fokus Metode Desain Ada beberapa metode desain, diantaranya yaitu Explosing Explosing adalah metode mencari inspirasi dengan berpikir secara kritis untuk menghasilkan suatu desain yang belum pernah diciptakan. Redefining Redefining adalah metode mengolah kembali suatu desain agar menjadi bentuk yang berbeda dan lebih baik. Managing Managing adalah metode menciptakan desain secara berkelanjutan dan terus-menerus. Phototyping Phototyping adalah metode memperbaiki dan atau memodifikasi design warisan dari nenek moyang. Trendspotting Trendspotting merupakan metode membuat suatu desain berdasarkan tren yang sedang berkembang. Jenis-Jenis Cabang Seni Desain Adapun macam-macam cabang seni desain diantaranya yaitu Desain Grafis Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang dipakai untuk menyampaikan pesan atau informasi seefektif mungkin dengan menggunakan media gambar. Jika dalam seni grafis teks atau tulisan juga dianggap sebagai gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis adalah bagian dari seni rupa yang berusaha memenuhi kebutuhan praktis atau fungsional manusia dari hasil komunikasi visual dalam bentuk seni cetak, contohnya seperti poster, majalah, undangan, surat kabar, logo perusahaan, kemasan, buku, cerita bergambar, karikatur dan lain sebagainya. Desain grafis bisa merujuk pada metode merancang, proses pembuatan, dan produk yang dihasilkan atau rancangan, maupun disiplin ilmu yang digunakan atau desain. Seni desain grafis meliputi keterampilan visual dan kemampuan kognitif, termasuk di dalamnya pengolahan gambar, tata letak, tipografi, ilustrasi, dan fotografi. Desain Interior Desain interior adalah salah satu bidang keilmuan yang didasarkan ilmu desain dengan tujuan dapat memecahkan permasalahan akan kebutuhan ruangan yang nyaman dan indah dalam sebuah tempat tinggal, seperti ruangan rumah tinggal, hotel, rumah sakit, restoran, kantor, pusat hiburan, sekolah, bahkan ruang dapur, dan toilet. Desain Arsitektur Desain arsitektur adalah suatu kegiatan yang berupaya memecahkan kebutuhan manusia akan tempat tinggal yang nyaman dan indah. Seperti rumah , perkantoran, tempat ibadah, rumah sakit, bangunan umum, bangunan industri dan lain sebagainya. Dalam dunia arsitektur, terdapat dua pendangan yang berbeda. Dari kedua pandangan itu yakni, pandangan yang menempatkan desain arsitektur sebagai bagian dari bidang keahlian teknik keinsinyuran dan pandangan yang menempatkan desain arsitektur sebagai bagian dari seni. Desain Produk Desain Produk adalah cabang seni rupa terapan yang yang berupaya memecahkan permasalahan kebutuhan masyarakat akan benda pakai dan peralatan sehari-hari untuk menunjang kegiatannya. Contohnya seperti desainer produk mendesain sepatu tidak hanya agar sepatu tersebut tampak bagus, namun juga harus nyaman dipakai dan mudah diproduksi. Demikianlah ulasan kami mengenai DESAIN, Semoga bermanfaat.. Artikel Lainnya Kerangka Manusia – Fungsi, Bagian-Bagian Rangka Serta Penjelasannya Pengertian Diksi – Fungsi, Manfaat, Dan Jenis-Jenis Pengertian Sistem Informasi Geografis, Manfaat, Subsistem & Contoh Pengertian desain adalah kegiatan kreatif untuk merencanakan dan merancang sesuatu yang umumnya fungsional dan tidak ada sebelumnya dalam rangka menyelesaikan suatu masalah tertentu agar memiliki nilai lebih dan menjadi lebih bermanfaat bagi penggunanya. Pernyataan tersebut diperkuat oleh salah satu pakar desain JB Reswick dalam Pilliang, 2008, hlm. 384 yang berpendapat bahwa desain adalah kegiatan kreatif yang melibatkan penciptaan sesuatu yang baru dan berguna yang belum ada sebelumnya. Namun pengertian desain tidak hanya sesederhana itu, karena desain terbentuk dari berbagai konteks pembentuknya. Mulai dari definisi kamus, tujuan, fungsi bahkan ke faktor ekstrinsik lain seperti penerimaannya secara sosial. Maka sebaiknya kita menelusuri satu-persatu pengertian desain berdasarkan unsur pembentuknya, dimulai dari pengertian yang paling mendasar, yaitu dari makna kata-nya sendiri atau secara leksikal definisi kamus bahasa. Pengertian Desain berdasarkan Makna Kata Kata “desain” adalah kata baru yang indonesiakan dari bahasa inggris design. Sebetulnya kata “rancang” atau “merancang” adalah terjemahan yang dapat digunakan. Namun dalam perkembangannya kata “desain” menggeser makna kata “rancang” karena kata tersebut tidak dapat mewadahi kegiatan, keilmuan, keluasan dan pamor profesi atau kompetensi Desainer Sachari, 2000. Melalui kajian etimologi, diketahui bahwa Design berasal dari bahasa latin yaitu designare yang berarti membuat, membentuk, menandai, menunjuk. Pengertian Design sendiri dalam Kamus Oxford adalah Rencana atau gambar yang dibuat untuk memperlihatkan tampilan dan fungsi dari bangunan, pakaian, atau objek lainnya sebelum benar-benar dibuat. Selain itu, oxford juga mencantumkan opsi definisi lain untuk desain, yaitu “corak dekoratif”. Sementara itu ketika diserap dan digunakan oleh Bahasa Indonesia, berdasarkan KBBI makna Design menjadi 1. kerangka bentuk; rancangan, 2. motif; pola; corak. Maka dapat disimpulkan bahwa pengertian desain adalah perencanaan dan perancangan untuk membuat suatu benda, baik dari segi tampilan maupun fungsinya. Desain juga dapat berarti benda atau gambar/grafis hasil dari kegiatan desain itu sendiri. Ternyata, desain sendiri dapat berarti benda atau gambar yang dihasilkannya sendiri, bukan hanya prosesnya. Selain itu, ternyata sesuatu yang dihasilkan oleh desain juga dapat berupa gambar/pola/corak, bukan hanya benda. Maka harus kita telusuri, sebetulnya apa saja yang dapat dihasilkan oleh desain. Cabang Ilmu Desain Desain dapat menghasilkan ragam produk mulai dari benda fisik atau benda pakai seperti baju, peralatan rumah tangga, kriya, dsb. Kontradiktif dengan berbagai benda tersebut, desain juga digunakan untuk membuat hal yang lebih psikis seperti menghasilkan kenyamanan visual pada tampilan antarmuka website, aplikasi ponsel, dsb. Arsitektur dan interiornya juga dapat menjadi produk hasil dari proses desain. Karena ragam hasilnya yang sangat luas, maka desain dapat diturunkan ke beberapa cabang ilmunya masing-masing. Berikut adalah pembagian beberapa cabang ilmu desain tersebut Desain Grafis Desain Komunikasi Visual; Adalah cabang ilmu desain yang mengutamakan komunikasi visual yang dihasilkannya. Desain Grafis harus menghasilkan komunikasi yang memberikan kenyamanan inderawi dan terhantarkan dengan baik pada massa. Desain Produk Industrial Design;Berbeda dengan desain grafis, desain produk fokus terhadap fungsionalitas benda pakai yang akan diproduksi secara industri. Selain fungsi dan keindahan produknya, konsentrasi ini juga menuntut seorang desainer untuk memperhatikan ergonomi atau kenyamanan fisik pada benda pakai yang diciptakan. Desain Interior; Desain interior berfokus pada perancangan interior suatu ruang dalam bangunan. Furnitur apa yang harus disediakan di suatu ruangan, bagaimana tata letaknya, dsb. Desain interior harus mampu mengefisiensikan penggunaan ruang yang telah dihasilkan oleh desian arsitektur. Desain Arsitektur; Cabang ilmu desain yang terkonsentrasi terhadap perancangan bangunan. Karena terlalu banyak menyangkut hal teknis bangunan, maka biasanya disiplin ilmu ini biasanya tidak memboyongi embel-embel desain di depannya. Baca juga Desain Komunikasi Visual DKV Penjelasan Lengkap Melalui pembagian konsentrasi tersebut ilmu desain menjadi lebih terarah dan fokus. Pembagian cabang ilmu desain tersebut juga menjawab pertanyaan mengenai apa saja yang dapat dihasilkan oleh desain. Setelah memahami jenis-jenis Desain, tahap selanjutnya adalah menggali pengertian desain melalui tujuan dan fungsinya. Pengertian Desain berdasarkan Tujuan & Fungsi Secara umum terdapat beberapa tujuan yang harus dicapai oleh desain yang baik. Sebetulnya tujuan tersebut sangat tergantung pada desain apa yang ingin diciptakan, misalnya desain produk memiliki tujuan yang lebih spesifik. Namun ada beberapa tujuan umum yang mencakup seluruh cabang desain, tujuan-tujuan tersebut adalah Tercapainya fungsionalitas yang efektif dan efisien Sebagai identitas brand Menjaga benda yang akan dibuat quality control Kenyamanan Inderawi tampilan yang estetis Menambah nilai benda yang akan dirancang Mencapai kenyamanan fisik ergonomis Memberikan nilai dan makna yang ingin disampaikan Menyampaikan gagasan yang ingin disampaikan Lalu bagaimana caranya untuk mencapai tujuan tersebut? Tentunya dengan melakukan praktik desain yang baik. Kita juga harus mengetahui faktor-faktor yang ada di dalam desain itu sendiri; faktor intrinsik. Langkah pertamanya adalah mempelajari unsur-unsur yang terdapat didalam desain dan menerapkan prinsip-prinsip yang dapat menjadi patokan kebenaran secara visual. Unsur-unsur Desain Unsur desain adalah satuan terkecil yang membentuk kesatuan suatu desain. Berbagai unsur desain meliputi titik, garis, bidang, ruang, gelap-terang, bentuk, dan sebagainya. Unsur ini penting untuk diketahui agar kita tahu setiap bagian yang dapat dimanipulasi atau direka untuk mengembangkan desain menjadi lebih efektif atau lebih indah. Selengkapnya, mengenai unsur-unsur desain dan bagaimana cara mengolahnya dapat dibaca di Unsur-Unsur Seni Rupa dan Desain. Prinsip-prinsip Desain Prinsip atau asas desain adalah berbagai pegangan kebenaran yang dapat diaplikasikan pada unsur-unsur desain, agar desain tampak lebih indah dan estetis. Aplikasi prinsip desain meliputi bagaimana kita menjaga atau memanipulasi keseimbangan, kontras, pengulangan, perpaduan warna, dsb pada desain yang kita rancang. Berbagai prinsip-prinsip tersebut dapat dipelajari di Prinsip-prinsip seni rupa dan desain. Selain itu unsur dan prinsip desain juga dirangkai menjadi modul praktikum dengan hirarki yang lebih terstruktur menjadi Nirmana yang terdiri dari Nirmana 2D & Nirmana 3D. Baca juga Nirmana – Pengertian, Unsur, Asas & Studi Kasus Namun bukan berarti semua urusan desain dapat selesai hanya dengan mengikuti faktor intrinsik yang telah dijelaskan di atas. Pengertian desain juga dapat meluas berdasarkan faktor ekstrinsiknya. Jika melihat dari hakikat desain yang selalu menyebutkan hasil produknya, maka desain tidak dapat berhenti di atas kertas. Desain merupakan aktivitas praktis yang akan diterbitkan ke masyarakat. Maka secara natural desain juga akan bersinggungan dengan unsur-unsur ekonomi, sosial, teknologi dan budaya dengan berbagai dinamikanya. Maka desain yang baik juga harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Disamping itu penerimaan masyarakat tersebut kepada suatu desain haruslah kritis, tanpa apresiator yang kritis tidak akan terjadi pertumbuhan desain yang sehat. Dengan begitu desain bukanlah ilmu yang dapat berdiri sendiri, sejatinya desain adalah lintas disiplin ilmu, setidaknya antara Seni, Sains, Teknologi dan Sosiologi. Sebagaimana dikemukakan oleh Sachari dan Sunarya 2001, hlm. 10 bahwa “Desain adalah terjemahan fisik mengenai aspek sosial, ekonomi, dan tata hidup manusia, serta merupakan cerminan budaya zamannya. Desain adalah salah satu manifestasi kebudayaan yang berwujud, desain adalah produk dari nilai-nilai yang berlaku pada kurun waktu tertentu.” Untuk melengkapi pencarian makna yang telah kita tarik dari berbagai sisi mengenai pengertian desain, sebaiknya kita membandingkan berbagai temuan itu dengan pendapat-pendapat para ahli. Berikut ini adalah pengertian-pengertian desain menurut para ahli. Dudy Wiyancoko Menurut Dudy Wiyancoko, pengertian desain adalah segala hal yang berkaitan dengan pembuatan konsep, analisis data, project planning, drawing/ rendering, cost calculation, prototyping, frame testing, dan test riding. Sachari dan Sunarya Desain adalah terjemahan fisik mengenai aspek sosial, ekonomi, dan tata hidup manusia, serta merupakan cerminan budaya zamannya. Desain adalah salah satu manifestasi kebudayaan yang berwujud, desain adalah produk dari nilai-nilai yang berlaku pada kurun waktu tertentu Sachari dan Sunarya, 2001, hlm. 10. Soekarno dan Lanawati Basuki Menurut Soekarno dan Lanawati Basuki, pengertian desain adalah suatu pola rancangan yang menjadi dasar pembuatan suatu benda, misalnya busana. Coirul Amin Menurut Coirul Amin, arti desain adalah suatu kerangka bentuk, rancangan, motif, pola, dan corak, yang diimplementasikan terhadap suatu objek. JB Reswick Pengertian desain menurut JB Reswick adalah kegiatan kreatif yang melibatkan penciptaan sesuatu yang baru dan berguna yang tidak ada sebelumnya. Lebih lanjut Yasraf menjelaskan, dengan demikan desain merupakan kegiatan kreatif-progresif dengan produk, yang produk akhirnya adalah kebaruan dan perbedaan. dalam Pilliang, 2008, hlm. 384. Page Menurut Page desain didefinisikan sebagai lompatan imajinatif dari realitas sekarang menuju kemungkinan masa depan. Jones, 1980, hlm. 2. Bruce Nussbaum Menurut Bruce Nussbaum, definisi desain adalah wahana pembantu untuk melaksanakan inovasi pada berbagai kegiatan industri dan bisnis. Simpulan Desain adalah kegiatan kreatif yang menyusun rencana dan rancangan untuk suatu benda, gambar atau objek lainnya sebelum direalisasikan menjadi nyata agar memiliki nilai lebih, kenyamanan yang lebih baik dan diterima oleh penggunanya. Tidak berhenti di sana saja, desain adalah gambar untuk merencanakan suatu bentuk, fungsi atau rancang keseluruhan benda atau media non fisik seperti tampilan aplikasi dan website. Desain adalah pola rancangan yang menjadi dasar pembuatan suatu benda buatan. Desain juga merupakan suatu rencana yang terdiri dari beberapa unsur untuk mewujudkan suatu hasil yang nyata. Referensi Sachari, A. dan Sunarya, YY. 2000. Wacana Transformasi Budaya. Bandung Penerbit Sachari, A. dan Sunarya, YY. 2001. Pengantar Tinjauan Desain. Bandung Penerbit ITB. Piliang, 2008. Multiplisitas dan Diferensi Redefinisi Desain, Teknologi dan Humanitas. Yogyakarta Jalasutra.

fungsi praktis dari sebuah desain merupakan pengertian